BANDUNG, KI JABAR – Komisi Informasi Jawa Barat (KI JABAR) melakukan Kunjungan ke kantor Pikiran Rakyat (PR), Selasa (18/2/2025), bertempat di Jalan Asia Afrika No. 77, Kota Bandung, Jawa Barat.
Pada pertemuan tersebut Ketua KI Jabar, Husni Farhani Mubarok datang didampingi Komisioner Bidang Hubungan Kelembagaan dan Tata Kelola KI Jabar, Yadi Supriadi. Sementara dari jajaran pimpinan Pikiran Rakyat hadir menyambut rombongan KI Jabar, diantaranya, Direktur Pikiran Rakyat, Tia Yuniarti; Komisaris, Januar P. Ruswita; Legal Corporate, Makki Yulistiawan, dan Pemimpin Redaksi, Irwan Natsir.
Kunjungan diskusi dilaksanakan dalam rangka membahas peran media dalam Sosialisasi dan Edukasi Keterbukaan Informasi Publik di Jawa Barat. Sinergitas KI Jabar dengan media dirasa penting untuk publik dalam mengedukasi masyarakat terkait Keterbukaan Informasi Publik.
Ketua KI Jabar menyampaikan bahwa sengketa informasi publik di Jawa Barat sangat banyak bahkan terbanyak di Indonesia.
Husni menambahkan bahwa dinamika penyelesaian sengketa informasi publik beragam. Dari karakteristik pemohon hingga jumlah sengketa informasi publik yg ditangani Komisi Informasi Jawa Barat. “Ada Pemohon Informasi yg tulus dan ada yg modus”, imbuhnya. Hal ini menurut Husni, menunjukkan bahwa kurangnya literasi masyarakat terhadap keterbukaan informasi publik, sementara untuk sebagian segmen masyarakat lain memanfaatkan Keterbukaan Informasi Publik bukan untuk kepentingan yang baik.
Dalam diskusi yang hangat tersebut Pemimpin Redaksi, Irwan Natsir mengatakan pihaknya berharap pemberitaan terkait sengketa informasi publik yang ditangani oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat bisa dilakukan peliputan sidang yang terbuka untuk umum. Supaya masyarakat bisa lebih teredukasi dan terinformasikan terkait bagaimana mekanisme dan prosedur terkait pelayanan informasi publik dan sengketa informasi publik, serta informasi-informasi publik apa saja yg selalu menjadi sengketa.
Ketua KI Jabar menyambut baik sinergi yang ditawarkan PR melalui peliputan media di penyelesaian sengketa informasi publik di Komisi Informasi Jawa Barat. Hal ini sebagai komitmen KI Jabar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Sementara, Direktur PR, Tia Yuniarti, menyatakan diharapkan sinergitas dengan KI Jabar segera terealisasi. “Pikiran Rakyat siap memberi ruang jika ada kebijakan dan informasi yang ingin disampaikan kepada publik,” tegasnya.
Humas KI Jabar







